Kamis, 11 Oktober 2012
PERCAYALAH
PERCAYALAH
Sebuah cerita yang mungkin sudah pernah di dengar dalam kehidupan kita, awalnya seutas tali yang di pasang di antara dua gunung yang tinggi. Di tengahnya sudah barang tentu jurang yang dalam, seutas tali itu adalah jembatan antara gunung satu dan gunung yang lain. Seorang akrobat yang benari menyebrangi tali itu hingga dia sampai menyabrang dari satu gunung ke gunung lain. Tanpa takut seorang akrobat itu berjalan dengan tenang dan kembali lagi menyebrangi tali itu. Para penontonpun bersorak dan kagum atas kebranian orang tersebut. Kemudian dengan lantang si penyebrang tali itu menantang semua penonton, “siapa yang berani duduk di pundak saya untuk ikut menyabrang melewati seutas tali itu, untuk menyebrang ke gunung sana dan kembali lagi kesini?”. Tak ada satupun dari antara penonton itu mau untuk duduk di pundak si penyebrang. Kemudian berkata lagi orang itu kepada para penonton sekali lagi, namun toh juga tak ada yang mau. Dari kejauhan terdengar seorang berteriak, “saya mau!”. Seorang remaja berlari dari kejauhan para penonton. Tanpa bertanya banyak kemudian anak remaja itu naik kepundak sang akrobatik itu, dan menyebranglah si akrobatik itu dengan memikul seorang anak remaja itu. Dengan penuh konsentrasi orang pengakrobat itu menyebrang dan kemdian kembali lagi menyebrangi tali itu. Di sambut tepuk tangan yang meriah oleh penonton, anak remaja itu tersenyum dan lega ketika turun dari pundak seorang pengakrobat itu. Salah satu penonton mendekatinya, kemudian bertanya “kenapa kamu bernai duduk di undak orang itu?”, itu sangat berbahaya, kalau kamu jatuh kedalam jurang itu, maka kamu akan mati. Anak remaja itu tersenyum kembali, seraya berkata “saya bernai karena dia adalah ayah saya”. Terkejutlah semua penonton dan ada juga yang berkata, anak utu benari karena orang yang menyebrang itu adalah ayahnya. Dari cerita di atas menjleaskan banyak hal, hal pertama adalah kita melihat kita percaya kepada Sang Kuasa, banyak melihat karyaNya yang besar namun banyak orang yang hanya menjadi penonton dan kagum akan karyaNya yang dasyat. Banyak orang percaya namun tak mau benar-benar percaya, walau sudah melihat kenyataan. Dan seorang anak remaja itu menceritakan jika kita benar-benar percaya kenapa kita harus ragu, harus kawatir untuk terjatuh walau jurang itu ada di bahwahnya. Jika kita percaya pada Sang Kuasa percayalah dengan sungguh, walau seakan kita di bawah melalui jurang yang dalam, namun perlindunganNya akan tetap ada. Tak akan di biarkan kita memalui jurang itu dengan sendiri saja, Sang Kuasa akan selalu menggendong kita hingga sampai pada sebuah tujuan dalam rencanaNya yang besar. Salam perubahan dari saya Mulyono Subroto, pembaca yang terkasih saya dapat memberikan pelayanan motivasi di perusahaan – perusahaan dan organisasi dengan menghubungi saya di 0380 8111788, juga pembaca bisa mendapatkan kata –kata motivasi dari saya di facebook dengan alamat mulyono, soebroto. Twitter @mulyonosoebroto dan blog spot http://bit.ly/progresifkupang.com.
Minggu, 19 Agustus 2012
Kesetiaan Yang Indah
Kesetiaan Yang Indah
Sebuah keluarga dalam cerita kehidupan yang pernah saya tonton, rumaha bagai istana tak ada barang yang tak mahal dalam isi rumahnya. Pengusaha perkebunan yang besar dan lebih dari kecukupan. Ada kepala kebun, kepala para pekerja bahkan kepala rumah tangga yang setia dalam bekerja. Yang akan saya angkat adalah cerita dari pada seorang ibu dan juga adalah kepala rumah tangga yang sudah lama bekerja dalam keluarga ini. Pegapdiannya sudah lebih dari 10 tahun berlalu. Kemudian sang tuan menyuruhnya beristirahat dan berhenti mengabdi. Pulang ke perkampungannya seorang kepala rumah tangga membangun kebahagian bersama anak dan cucunya. Selang 10 tahun kemudian terjadilah sebuah kekacauan di kota itu dan pemilik kebun kebetulan saja tidak di rumahnya, semua anggota keluarganya lari hingga sampai ke perkampungan di mana kepala keluarga yang dulu bekerja di rumah pemilik kebun itu. Melihat dari kejauhan ibu itu melihat dan berlali menyambut anak – anak dan istri dari tuan pemilik kebun itu, memeluk dan bahagia rasanya. Selang satu tahun tuan pemilik kebun itu mencari keluarganya yang sudah di katahui bahwa pastilah ada di perkampungan yang paling dekat dengan kotanya. Kotapun sudah tenang dan berjalan seperti biasa, maksud sang tuan kebun menjemput kembali sanak keluarganya untuk di bawanya pulang. Mereka bersama – sama kembali ke perkebunan itu juga semua keluarga kepala keluarga yang dulu bekerja di dalam rumah tuan pemilik kebun itu. Dari cerita di atas saya melihat sebuah kesetiaan seorang pekerja akan menjadi berkat bagi seisi rumahnya. Mungkin saat ini kita mengapdi di sebuah perusahaan yang besar, walau itu di tuntut menjadi seorang yang profesional harusnya ada sebuah rasa kesetian terhadap tuannya. Mungin saat ini tak ada yang tahu dan tak ada yang memperhatikan kita namun percayalah bahwa Tuhan tak pernah tinggal diam meilhat kita. Contoh cerita di atas hanya sepenggal saja dan mungkin perbandingannya hanya 100 banding 1 atau bahkan 1000 banding 1. Namun marilah kita memilih 1 diantara 100 dan diantara 1000 itu, yang nantinya akan mendatangkan sebuah kebahgiaan dalam isi rumah kita. Ketulusan dalam kesetiaan pasti akan menjadikan sebuah pengalaman yang manis untuk sebuah keindahan. Seorang ibu kepala rumah tangga tidak pernah tahu bahwa nantinya akan di bawah kembali oleh tuannya untuk hidup bersama dalam kemewahan yang besar, yang ibu itu tahu bahwa ada sebuah kesetiaan melakukan apa yang seharusnya ia lakukan. Dalam hidup kita tak pernah akan tahu apa yang akan terjadi besok dan lusa. Nabi Nuh adalah sebuah sejarah jaman dahulu, kita tahu bahwa dia tak pernah tahu kenapa harus membuat bahtera di atas gunung yang di tertawai oleh kaumnya pada saat itu, dan tak pernah tahu bahwa hujan akan datang begitu dasyat nantinya. Namun yang dia tahu hanyalah setia dan taat melakukannya, dan akhirnya seisi rumahnya terselamatkan dari banjir yang besar. Kita tak pernah tahu kenapa harus ada di posisi bawah atau atas saat ini, namun marilah ketahui bahwa Tuhan punya rencana dalam hidup kita agar semua orang yang di sekitar kita di berkati. Jadilah 1 diantara 100 dan jadilah 1 diantara 1000 cerita yang menjadi sebuah keindahan dalam hidup nanti. Salam perubahan dari saya Mulyono Subroto, pembaca yang terkasih saya dapat memberikan pelayanan motivasi di perusahaan – perusahaan dan organisasi dengan menghubungi saya di 0380 8111788, juga pembaca bisa mendapatkan kata –kata motivasi dari saya di toko - toko buku seperti Kalam Hidup, Gramedia dan lain – lain atau add di facebook dan twitter saya dengan alamat mulyono soebroto atau dapat bi baca di http://bit.ly/progresifkupang.com.
Kamis, 09 Agustus 2012
Cerita Kemurnian Cinta
Cerita Kemurnian Cinta
Masih adakah cinta sejati, jaman boleh saja berubah dengan kemajuan pemikiran manusia yang pesat dan boleh juga berubah karena memang sudah waktunya berubah. Namun adakah sebuah perubahan dalam cinta. Inilah yang mungkin sudah punah di telan oleh perubahan jaman, murikah cinta saat ini atau karena keupasan hanya memberikan kepuasan batin yang tak terkendali ataukah karena status yang memberi dorongan harus punya sebuah cinta. Mari kita simak cerita ini, yang pernah saya tonton sebuah cerita kemurnian cinta walau semuanya berubah dari awal dan juga pada akhirnyapun tak ada perubahan. Seorang wanita yang mengalami enyakit leokimia sedang memadu cinta dengan seorang lelaki yang sehat dan sungguh tampan dan elok rupanya. Waktu sisa 60 hari dalam kehidupan wanita itu demikan vonis dokter, namun kekasihya tetap melayani dan setia mencintainya. Suatu saat karena cinta yang mendalam wanita ini mengusir lelaki tersebut untuk pergi darinya. Lelaki itupun pergi dan dalam hati timbul pertanyan, apa yang dia cari ketika semua cinta itu mengusir dirinya untuk pergi. Dalam kehidupannya tak di temkan citanya lagi, kekosongan dalam dirinya membuat lelaki itu pergi kembali menemui cintanya lagi. Dalam kesedihan wanita itu menerima kembali sang kekasih yang tulus murni mencintainya. Kemudian lelaki itu memegang tanganya dan memberikan cincin perniahan, ternyata lelaki itu mengajaknya untuk menikah. Tangis kegembiraan dan kesedihan timbul namun itu harus diterimanya demi sebuah cinta yang hanya bisa di nikmati dalam waktu sekejap. Menikahlah mereka, bersama memadu namun tak seperti layaknya kebahagiaan kehidupan manusia yang sehat. Mereka berpergian dengan sepeda saja namun tak bisa di bonceng di belakan. Harus hati – hati dan pelan untuk berkendara. Pantai indah membuat mereka bahagia walau wanitanya hanya bisa duduk di pangkuan lelaki kekasihnya. Bahagia juga datang demia sebuah cinta yang tulus, pantai terlihat matahari terbenam. Indah memukau sebuah waktu yang tak ingin mereka lalui dengan cepat, secepat hari berganti. Tepat 60 hari wanita itu bangun pagi dngan darah yang keluar dari mulutnya dan berakhirlah hidupnya. Tangis sedih kecewa dan semuanya menjadi satu dalam hati si lelaki itu, namun dia harus rela untuk pergi selamanya. Awal memberikan cintanya seorang laki – laki tahu apa yang terjadi dan akhirpun lelaki itu tahu apa yang akan terjadi, tapi cintanya tak pudar demia sebuah keadaan. Situasi boleh demikian namun respon sebuah cinta yang tetap terjaga demi sebuah kebahagian walau hanya sesaat. Disinilah sebenarnya kemurnian cinta, bukan karena ingin memuaskan batin saja cinta itu ada, bukan karena materi saja cinta itu bertumbuh, dan bukan karena sebuah keterpaksaan cinta itu murni. Dalam semua itu cinta haruslah murni karena sudahlah kita memilih demi sebuaah keindahan walau itu hanya sesaat. Berikanlah cinta kita kepada pasangan yang telah kita pilih, jangan karena keadaan yang membuat kita ergi meninggalkan cinta murni itu. Walau apapun yang terjadi marilah kita belajar untuk memberikan yang terbaik kwalitas cinta kita kepada pasangan yang sudah kita ilih. Salam perubahan dari saya Mulyono Subroto, pembaca yang terkasih saya dapat memberikan pelayanan motivasi di perusahaan – perusahaan dan organisasi dengan menghubungi saya di 0380 8111788, juga pembaca bisa mendapatkan kata –kata motivasi dari saya di toko - toko buku seperti Kalam Hidup, Gramedia dan lain – lain atau add di facebook saya dengan alamat moel_kpng@yahoo.com.http://bit.ly/progresifkupang.com.
Kamis, 02 Agustus 2012
BERBAGI DAN MEMBERI
BERBAGI DAN MEMBERI
Pembaca yang terkasih, kelembutan yang dibimbing oleh hati yang damai tidak akan pernah bermusuhan dengan siapa-siapa, termasuk tidak bermusuhan dengan kekerasan. Namun jika ada kelembutan dalama hati itu bak ruang yang memberikan tempat kepada apa saja dan siapa saja untuk leluasa bertumbuh dalam damainya hati. Memang kita tak pernah tahu dari mana datangnya sebuah kekerasan hati, namun dari jaman dahulu sudahlah ada hati yang keras seakan tak pernah berujung untuk di sadari oleh sebagian besar manusia. Padahal keindahan tersebar di sepanjang perjalanan hidup kita adalah sebuah kesabaran dan ketulusan untuk terus menjalani kehidupan yang penuh tantangan hingga akhir nanti masih ada iman yang benar dalam hati setiap kita untuk mencapai sebuah rencana Tuhan yang besar, dan bukan karena kerasnya hati yang penuh dengan sepotong kebencian. Saling berbagi tak harus menjadi sempurna, saling memberi tak harus selalu memiliki uang yang banyak, namun berbagi perlu ketulusan dan memberi perlu keiklasan yang besar. Tulus berbagi walau itu hanya sebuah kata yang membangun, walau itu hanya sekedar menolong ketika terjatuh namun di situlah sebuah ketulusan, ketika kitaa memiliki uang Rp. 10.000,- dan dapat ilas memberi Rp. 1.000,- yang mungkin seribu itu berarti bagi sesama kenapa kita tak mau iklas membaginya. Itulah sebuah ketulusan dan keiklasan yang sungguh nyata dalam hidup ini, yang nyata, maka kita adalah seorang yang sungguh spesial bagai sesama. Punya sedikit atau banyak uang itu adalah sebuah kesempatan untuk berbagi dengan sesama, punya pendidikan yang tinggi juga adalah sebuah kesempatan untuk saling berbagi ilmu dengan sesama. Kespesialan inilah yang mungkin jarang dan langka kita temui untuk sebuah kehidupan yang penuh dengan keegoan saat ini. Namun jangan pernah pedulikan orang lain untuk menjadi yang spesial, tak perlu peduli akan oarng lain agar kita dapat saling berbagi dan tak perlu juga peuli akan orang lain ketika kita memberi, percayaalah bahwa Tuhan tak pernah akan menutup mata untuk melihat yang spesial di hadapanNya. Teruslah berbagi dan teruslah memberi, sebab apa yang kita tabur itulah yang akan kita tuai. Salam perubahan dari saya Mulyono Subroto, pembaca yang terkasih saya dapat memberikan pelayanan motivasi di perusahaan – perusahaan dan organisasi dengan menghubungi saya di 0380 8111788, juga pembaca bisa mendapatkan kata –kata motivasi dari saya di toko - toko buku seperti Kalam Hidup, Gramedia dan lain – lain atau add di facebook saya dengan alamat moel_kpng@yahoo.com.http://bit.ly/progresifkupang.com.
Senin, 30 Juli 2012
Menyenangkan
Menyenangkan
Para pembaca yang terkasih, setiap hari kita bangun di pagi hari tubuh penuh semangat, tidur di malam hari di tutup dengan doa yang penuh harapan, bekerja di manapun jarang mengenal kamus lelah. Mesin pendorong yang bisa membuat badan ini seperti itu salah satunya adalah harapan. Berharap kehidupan berubah mendapat sebuah level yang meningkat, untuk hidup layaknya orang lain yang sering kita bandingkan dengan kehidupan kita. Boleh saja membandingkan dengan orang lain, namun jangan pernah ingin menjadi orang lain, sebab itu sesuatu yang tak mungkin. Mungkin dari tinggal di daerah kumuh menuju daerah yang lebih layak untuk hunian, dan tidak tertutup kemungkinan, setelah naik kemudian kehidupan bergerak turun. Akan tetapi, di tengah-tengah kehidupan seperti inilah, harapan itu muncul menjadi darah dan energinya kehidupan. Setelah harapan tercapai menyenangkan seakan dunia ini sudah bersahabat dengan semua kemampuan kita. Dilain cerita banyak anak mda yang ingin menunjukkan ke akuannya mulai berharap bisa menyatukan keinginan tahunya dalam hati dan untuk mencari jati diri dengan mulai mengenal barang terlarang. Mencuat kejadian di dunia ini karena ingin tahu bagaimana rasa ke akuan yang besar yang mungkin tidak pernah tahu bahwa semua yang terlarang ada konsukwensinya yang sangat berat. Selain dilarang oleh pemerintah juga sebuah kepercayaan yang di sebut agama juga melarang akan semua barang terlarang. Hal ini sebenarnya haruslah selalu ada pembelajaran yang sering di ingatkan kepada anak muda untuk selalu menjaga hati dan kerinduan pengharapan demi sebuah masa depan yang indah tanpa barang yang terlarang itu. Dunia timur kita mengenal adanya saling mengingatkan satu sama lain, saling membantu untuk sebuah kebersamaan. Namun entah dari mana datangnya sebuah keinginan tahuan mereka anak muda untuk mencoba barang yang nantinya memang tak akan ada gunanya dalam hidup. Dari tulisan saya inilah saya mengajak kepada semua pembaca agar dapat saling mengingatkan bahwa harapan masa depan akan di gapai oleh sebuah usaha yang positif .marilah kita bersama menginginkan bangun di pagi hari, dalam keadaan segar dan bersemangat, terasa enak dan dan bahagia untuk sebuah keindahaan dan juga tujuan penharapan masa depan kita. Salam perubahan dari saya Mulyono Subroto, pembaca yang terkasih saya dapat memberikan pelayanan motivasi di perusahaan – perusahaan dan organisasi dengan menghubungi saya di 0380 8111788, juga pembaca bisa mendapatkan kata –kata motivasi dari saya di toko - toko buku seperti Kalam Hidup, Gramedia dan lain – lain atau add di facebook saya dengan alamat moel_kpng@yahoo.com.http://bit.ly/progresifkupang.com.
Jumat, 13 Juli 2012
CINTA
CINTA
Jangan pernah takut untuk jatuh cinta, mungkin akan begitu menyakitkan kehidupan kita, dan mungkin akan menyebabkan kamu sakit dan menderita. Tapi jika tidak mengikuti kata hati, pada akhirnya banyak yang menangis. Jauh lebih pedih karena saat itu menyadari bahwa kita tidak pernah memberi cinta kita kepada orang lain. Menangis sekarang adalah ntuk kita selalu belajar bagaimana cara untuk menghibur orang lain menangis nanti. Bersedih karena sesuatu adalah pembelajaran kita saat ini agar suatu kelak nanti dapat memberi motivasi kepada orang lain yang sedang bersedih. Ketika kita sudah memilih untuk bersama dengan apa yang menjadi pilihan kita hari ini, itu bukanlah kesempatan untuk tetap mencintainya. Namun itu adalah pilihan kita untuk selalu konsisten dengan ilihan kita hari ini, mungkin ada banyak diluar sana orang yang lebih dari pada pasangan kita, lebih kaya dari pasangan kita dan mungkin lebih sempurna dari pada pasangan kita menurut ukuran pribadi kita. Namun kita sudahlah memilih diantara yang baik hingga kita sudah memilih yang terbaik untuk hidup menjalani jalan kehidupan yang sudah kita putuskan. Cinta bukan hanya karena keinginan kita untuk melampiaskan segala nafsu, namun cinta adalah sebuah perasaan yang selalu ingin saling mengisi, mungkin lebih detailnya adalah menjadi seorang sahabat yang selalu bersama untuk sebuah kebahgiaan, untuk sebuah kesedihan dan untuk sebuah tujuan hidup. Cinta itu sebuah jalan, cinta bukan sekedar perasaan, tapi sebuah komitmen. Komitmen untuk selalu bersama baik itu alam suka dan duka sebuah bahligai kehidupan. Cinta sejati mendengar apa yang tidak dikatakan dan mengerti apa yang tidak dijelaskan, sebab cinta tidak datang dari bibir dan lidah atau pikiran, melainkan dari HATI. Bahagiakanlah hati kita, bukan hanya di saat pertemuan pertama dan cinta yang mula mula indah. Jangan mencintai seseorang seperti bunga, karena bunga mati kala musim berganti, cintailah mereka seperti sungai, sebab Sungai mengalir selamanya. Saling membasahi mengisi lahan kering , bebatuan ada untuk sebuah keindahan. Mengalir selalu walau rintangan menghadang, berlikuk jalan namun akan sampai ke muara. Itulah cinta yang sejati, mengalir kesebuah tujuan muara kebahagian. Cintailah pasangan kita, dan kasihilah dia, terbukalah bersama agar bebatuan hidup ini dapat di jalani bersama dan yakinlah kita akan bahgia sekarang, besok dan nanti. Salam perubahan dari saya Mulyono Subroto, pembaca yang terkasih saya dapat memberikan pelayanan motivasi di perusahaan – perusahaan dan organisasi dengan menghubungi saya di 0380 8111788, juga pembaca bisa mendapatkan kata –kata motivasi dari saya di toko - toko buku seperti Kalam Hidup, Gramedia dan lain – lain atau add di facebook saya dengan alamat moel_kpng@yahoo.com.http://bit.ly/progresifkupang.com
Senin, 02 Juli 2012
PERBEDAAN
Apa yang sebenarnya dicari dalam hidup ini, melihat ada yang berpenghasilan 5000 perhari bisa hidupin 4 anak, ada yang penaghasilan 3jtperbulan tapi tak pernah cukup untuk kebutuhan diri sendiri. Salahkan diamana kita berada? “tidak”! sebab kita adalah sebuah fungsi untuk dunia ini. Mungkinkah ini keadilan? “ya”.. Sebab Tuhan ingin menyatakan kebesaranNya, dimana ada sebuah keku atan dan ada sebuah kelebihan penyertaan Tuhan, ada yang berkelebihan pendapatan per bulannya masih kekurangan untuk dirinya sendiri saja. Diamana keadilannya? Itulah yang akan di pertanyakan banyak orang, ketika benar benar kita dalam keadaan kekurangan maka nyata potensi dalam diri kita untuk mengatur keuangan, dan kekita berlebihan keuangan maka tak akan lagi tertata pengeluaran untuk sebuah kesenangan, sebab akhir bulannya akan menerima uang yang sama pada waktu awal bulan itu terima. Keinginanpun mencuat tinggi tak terkendali, itulah sebuah fenomena yang nyata dalam hidup ini. Walau tidur dalam kasur yang lapuk dan lembab karena hujan yang meneteskan air kedalam rumah yang cukup di huni oleh seorang saja, namun berenam mereka bersama menikmati sesaknya kapuk yang lembab. Anak anak sekolah tanpa ada pengeluhan yang berarti, terus dan terus menghadapi jalan ini yang mungkin bagi mereka hanya setapak namun jelas kemana mereka pergi. Dalam perjalanan mereka pasti menemukan sebuah pohon yang berbuah lebat hanya menikmati hasil pemberian pemilik. Menikmati sedikit bersama mereka merasa sebuah pemberian yang berarti. Untuk meneruskan perjalanan hidup ini, inilah perjalan walau kekurangan namun masih ada seorang pemilik materi berbagi untuk sebuah kebersamaan. Namun ada yang pula yang beralaskan sebuah per yang halus terlapis oleh spon yang tipis, lembut dan nyaman. Namun selalu berkekurangan oeh sebuah keinginan diri yang mencuat ke eprmukaan sekan tak terbendung oleh sebuah keterbatasan materi. Keadilan lagi mulai berbicara untuk sebuah rana kehidupan ini. Pernah saya baca seorang CEO menulis “terlahir dalam kemiskinan itu bukanlah salah kita, namun itulah garis kehidupan yang sudah San Kuasa berikan dan tak dapat bisa kita rubah, namun memilih hidup di dalamnya adalah sebuah kekliruan”. Artinya kita tercipta adalah sebuah fungsi yang besar namun kitalah yang tak mau memfungsikannya sebuah fungsi itu. Sebuah alat telekomonikasi di ciptakan adalah untuk berfungsi mendekatkan yang jauh, namun jika rusak akan di buang oleh pemiliknya. Jiak berfungsi dengan baik pastilah terus menerus di pakainya. Sama dengan dua buah pohon yang ditanam oleh seseorang yang sama sama di beri pupuk dan air untuk bertumbuh dan kelak akan mendatangkan buah. Namun setelah musim berbuahnya salah satu pohon tak berbuah untuk di panen, yang satu berbiuah dan untuk di panen. Maka sang pemilik akan menebang pohon yang bebuah untuk dijadikan kayu api yang akan musnah ditelan oleh api itu sendiri. Demikianlah hidup ini ada pohon yang berbuah akan selalu di pelihara hidupnya, namun yang tak berbuah maka akan di musnahkan untuk selamanya. Hidup adalah sebuah pilihan yang harus kita lakukan dan putuskan hari ini, jadilah pohon yang mana dapat mengahsilkan buah untuk sebuah tujuan yang mulia. Salam perubahan dari saya Mulyono Subroto, pembaca yang terkasih saya dapat memberikan pelayanan motivasi di perusahaan – perusahaan dan organisasi dengan menghubungi saya di 0380 8111788, juga pembaca bisa mendapatkan kata –kata motivasi dari saya di toko - toko buku seperti Kalam Hidup, Gramedia dan lain – lain atau add di facebook saya dengan alamat moel_kpng@yahoo.com.http://bit.ly/progresifkupang.com
Langganan:
Postingan (Atom)


