Teruslah Percaya
Tahun yang lama sudahlah kita lalu dan kini sudah memasuki tahun yang baru., dan di setiap mengawali sebuah tahun yang baru, kita semua merasakan bahwa betapa cepatnya sang waktu berputar dan berlalu. Kita semua pastila memiliki kenangan tersendiri dengan tahun yang sudah kita lalui, baik itu kenangan manis, indah, bahagia dan bahkan tanggis. Namun kita sudah melaluinya hingga saat ini kita ada sebagaimana kita ada. Demikian juga dengan saya, ada sejumlah catatan dan indah bahagia dan lainnya, namun sudah saya tuliskan dalam sejarah hidup saya. Meskipun kita dihadapkan dengan berbagai tekanan dan masalah dalam hidup ini, namun kita selalu dapat menembusnya, bukti itu semua adalah kita sudah sampai di tahun 2012 ini, itu semua bukan dengan kekuatan kita yang terbatas, namun dengan ketekunan dan kegigihan juga berdoa kepada Yang Maha Kuasa. Sebab Dialah yang berkuasa atas hidup kita yang sesungguhnya. Kejadian di tahun lalu banyak terjadi yang serba ter, banjir terbesar, bencana terbesar, kasus terbesar dan masih banyak sederetan ter yang lain yang sempat saya tuliskan disini. Namun kita semua masih ada sampai hari ini, itu semua karena begitu besar saying Sang Kuasa terhadap hidup kita, yang masih meberi waktu kepada kita untuk masih ada. Itu karena sebuah tujuan yang sangat mulia, agar kita dapat melakukan yang terbaik untuk masa yang akan datang. Adalah tidak mungkin kita hidup dimasa lalu, karena kita tak lagi hidup di masa lalu, kenanglah yang lalu namun harus kita tinggalkan yang lalu, dan raihlah masa datang yang penuh harapan besar. Berbahgialah kita dimana kita ada sekarang walau itu di sebuah tempat yang jauh dari keramian. Walau kita sering melihat kenyataan hidup ini, anak-anak di dearah banyak belajar bagaimana cara mendapat rumput untuk sapinya yang sedang di gembalakannya, anak-anak di kota belajar bagaimana cara mengoprasikan computer dan bermain internet, mereka semua sudah berada dalam rencana Tuhan yang besar. Anak-anak di daerah selalu tersenyum melakukan aktivitasnya dan anak-anak di kotapun bergembira melakukan aktivitasnya. Sebuah kesenjangan yang nyata dalam keseharian kita, namun tetaplah bersyukur senantiasa dimanapun kita berada. Sebab walau kesenjangan itu ada diantara desa dan kota, namun dikala malam masihlah kita dapat melihat dan menikmati bulan dan bintang yang sama dalam gelapnya malam. Walau mungkin tak ada seorangpun peduli dengan keadaan anak-anak desa yang seharusnya mengenyam sekolah namun tak dapat mereka rasakan. Tetaplah percaya suatu saat nanti pastilah sebuah keberhasilan akan di capai. Selamat menempuh tahun yang penuh harap dan laukanlah yang terbaik maka yang baik akan kita rasakan tetaplah percaya. Salam perubahan dari saya Mulyono Subroto dan pembaca yang terkasih saya dapat memberikan pelayanan motivasi di perusahaan – perusahaan dan organisasi dengan menghubungi saya di 0380 8111788, juga pembaca bisa mendapatkan kata –kata motivasi dari saya setiap hari di facebook atau twitter saya dengan alamat mulyono soebroto untuk facebook dan mulyonosoebroto untuk twitter.
Kamis, 05 Januari 2012
Kamis, 08 Desember 2011
Berjuanglah
BERJUANGLAH
Pembaca yang terkasih, mentari terbit di pagi hari syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Kemudian meneruskan kepada rutinitas kita setiap hari, merindukan segenggam berlian kita raih. Dengan mantap dan dengan semangat kita melakukan aktivitas kita. Terkada juga ketakutan akan hari ini. Bukan lagi esok bukan lagi nanti namun sekarang, sebab banyak pekerjaan kemarin belum lagi terselesaikan kemarin, bukan kita tak mampu untuk mengejarkannya, namun waktu kemarin sudah tak lagi cukup untuk semua pekerjaan yang menumpuk kemarin. Apakah ketidak mampuan kita ataukah karena sudah jenuh melakukan pekerjaan yang sama setiap harinya. Entah dari mana datangnya kejenuhan, namun itu ada hari ini. Kepada siapapun akan datang yang namanya kejenuhan, tak peduli itu kepada penguasa, atau yang di kusai. Ya itulah kehidupan, yang nyata hari ini, bukan lagi rahasia lagi bahwa bila kejenuhan itu datang bosanpun mengikuti tanpa ada yang memerintahnya. Bosan akan pekerjaan, bosan akan keseharian, bosan akan lingkungan dan bahkan ada yang bosan terhadap pansangan hidup, itulah kejadiannya. Mengapa terjadi demikian?itulah pertanyaannya yang sering kita tak sadari namun ada pertanyaan itu. Musuh yang sebenarnya adalah di dalam pikiran kita yang sering memerintahkan kita untuk berhenti semangat. Namun beberapa hari yang lalu saya sangat terinspirasi dengan dua orang wanita yang begitu semangat untuk mengerjakan pekerjaannya. Menyambut dengan senyuman yang manis kedua wanita itu menyabut saya. Dengan alat di tangan salah satu wanita itu menjelaskan kerusakan alat elektronik yang saya bawa untuk di sevis, alat itu ternyata adalah obeng kecil. Waw..sungguh di luar dugaan saya bahwa kedua wanita itu adalah teknisi sebuah perusahaan yang menerima servis elektronik di kota Kupang. Saya kemudian bertanya, apakah wanita itu lulusan sekolah tehnik, tenyata bukan sama sekali. Kepiawaiyannya menggunakan alat tehnik membuat saya bersemangat untuk bertanya, namun wanita yang teknisi itu enggan menyebut namanya. San sayapun tetap betanya, darimana belajar tehnik ini, wanita itu menyebutkan bahwa merea belajar dengan sendirinya. Dari sinilah para pembaca dapat kita petik bahwa siapapun kita, apapun keadaan kita jika saja kita mau belajar dan belajar maka saya yakin bahwa sebenarnya kita bisa melakukan yang mungkin orang lain tidak bisa lakukan. Semangat yang saya lihat di kedua wanita itu sangat memberi inspirasi kepada saya, jika mereka bedua dapat dan mau berusaha untuk menjadi yang tidak biasa mereka laukan di kaumnya, maka sedikitnya saya juga dapat melakukan apa yang sebenarnya orang lain tidak dapat lakukan namun saya dapat melakukannya. Itulah semangat dalam hati, mereka punya tujuan yang indah nantinya. Artinya tak ada yang tak mungkin jika kita mau berusaha dan percaya dengan hati bahwa kita dapat melakukannya, maka saya percaya kita dapat melakukannya, asalakan terukur dengan kemampuan kita yang ada. Kuncinya cobalah berusaha walau hasilnya belum kita ketahui, sebab segala usaha kita pasti menghasilkan sesuatu hasil walau itu mungkin tak sesuai dengan keinginan kita, dari pada tidak melakukan apa – apa yang sudah barang tentu tka akan menghasilkan apa –apa pula. Salam perubahan dari saya Mulyono Subroto dan pembaca yang terkasih saya dapat memberikan pelayanan motivasi di perusahaan – perusahaan dan organisasi dengan menghubungi saya di 0380 8111788, juga pembaca bisa mendapatkan kata –kata motivasi dari saya setiap hari di facebook atau twitter saya dengan alamat mulyono soebroto untuk facebook dan mulyonosoebroto untuk twitter.
Pembaca yang terkasih, mentari terbit di pagi hari syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Kemudian meneruskan kepada rutinitas kita setiap hari, merindukan segenggam berlian kita raih. Dengan mantap dan dengan semangat kita melakukan aktivitas kita. Terkada juga ketakutan akan hari ini. Bukan lagi esok bukan lagi nanti namun sekarang, sebab banyak pekerjaan kemarin belum lagi terselesaikan kemarin, bukan kita tak mampu untuk mengejarkannya, namun waktu kemarin sudah tak lagi cukup untuk semua pekerjaan yang menumpuk kemarin. Apakah ketidak mampuan kita ataukah karena sudah jenuh melakukan pekerjaan yang sama setiap harinya. Entah dari mana datangnya kejenuhan, namun itu ada hari ini. Kepada siapapun akan datang yang namanya kejenuhan, tak peduli itu kepada penguasa, atau yang di kusai. Ya itulah kehidupan, yang nyata hari ini, bukan lagi rahasia lagi bahwa bila kejenuhan itu datang bosanpun mengikuti tanpa ada yang memerintahnya. Bosan akan pekerjaan, bosan akan keseharian, bosan akan lingkungan dan bahkan ada yang bosan terhadap pansangan hidup, itulah kejadiannya. Mengapa terjadi demikian?itulah pertanyaannya yang sering kita tak sadari namun ada pertanyaan itu. Musuh yang sebenarnya adalah di dalam pikiran kita yang sering memerintahkan kita untuk berhenti semangat. Namun beberapa hari yang lalu saya sangat terinspirasi dengan dua orang wanita yang begitu semangat untuk mengerjakan pekerjaannya. Menyambut dengan senyuman yang manis kedua wanita itu menyabut saya. Dengan alat di tangan salah satu wanita itu menjelaskan kerusakan alat elektronik yang saya bawa untuk di sevis, alat itu ternyata adalah obeng kecil. Waw..sungguh di luar dugaan saya bahwa kedua wanita itu adalah teknisi sebuah perusahaan yang menerima servis elektronik di kota Kupang. Saya kemudian bertanya, apakah wanita itu lulusan sekolah tehnik, tenyata bukan sama sekali. Kepiawaiyannya menggunakan alat tehnik membuat saya bersemangat untuk bertanya, namun wanita yang teknisi itu enggan menyebut namanya. San sayapun tetap betanya, darimana belajar tehnik ini, wanita itu menyebutkan bahwa merea belajar dengan sendirinya. Dari sinilah para pembaca dapat kita petik bahwa siapapun kita, apapun keadaan kita jika saja kita mau belajar dan belajar maka saya yakin bahwa sebenarnya kita bisa melakukan yang mungkin orang lain tidak bisa lakukan. Semangat yang saya lihat di kedua wanita itu sangat memberi inspirasi kepada saya, jika mereka bedua dapat dan mau berusaha untuk menjadi yang tidak biasa mereka laukan di kaumnya, maka sedikitnya saya juga dapat melakukan apa yang sebenarnya orang lain tidak dapat lakukan namun saya dapat melakukannya. Itulah semangat dalam hati, mereka punya tujuan yang indah nantinya. Artinya tak ada yang tak mungkin jika kita mau berusaha dan percaya dengan hati bahwa kita dapat melakukannya, maka saya percaya kita dapat melakukannya, asalakan terukur dengan kemampuan kita yang ada. Kuncinya cobalah berusaha walau hasilnya belum kita ketahui, sebab segala usaha kita pasti menghasilkan sesuatu hasil walau itu mungkin tak sesuai dengan keinginan kita, dari pada tidak melakukan apa – apa yang sudah barang tentu tka akan menghasilkan apa –apa pula. Salam perubahan dari saya Mulyono Subroto dan pembaca yang terkasih saya dapat memberikan pelayanan motivasi di perusahaan – perusahaan dan organisasi dengan menghubungi saya di 0380 8111788, juga pembaca bisa mendapatkan kata –kata motivasi dari saya setiap hari di facebook atau twitter saya dengan alamat mulyono soebroto untuk facebook dan mulyonosoebroto untuk twitter.
Kamis, 10 November 2011
Ceritakanlah Cinta Kita
Ceritakanlah Cinta Kita
Pembaca yang terkasih, terkadang cerita manusia adalah cerita derita, begitu kita mendengar setiap hari rasanya banyak berita yang sangat mencenganggkan diri. Gempa, tsunami, kelaparan, mengunjungi semua pojokan bumi. Seakan tak pernah berhenti berkunjung untuk mengguncang semua sudut – sudut bumi ini. Itu kejadian alam yang tak satupun diantara kita tahu kapan berhentinya dan kapan pula datangnya. Bukan hanya itu yang membuat cerita derita dalam keseharian kita saat ini, dalam sebuah daerahpun banyak cerita derita yang sering kita dengar. Perselisihan dalam perbedaan pendapatpun sering kita temui sebagai cerita derita yang mungkin hampir terjadi dalam kurun waktu yang sangat cepat. Membaca tanda-tanda seperti ini, ada yang mengeluh, ada yang tersenyum melihatnya dan juga ada yang sama merasakan karena empathy sebagai mahkluk social yang tinggi. Itu yang terjadi dalam keseharian kita, namun kita tak dapat melakukan apa – apa untuk sebuah kejadian alam yang terjadi. Hanya saja kita dapat melakukan apa yang seharusnya kita alakukan untuk masa yang akan datang yang masih penuh harapan yang besar untuk sebuah kebahagiaan. Mari kita lihat dari segi paling dasar yang sesungguhnya manusia, dan alam tercipta karena cinta. Karena kedua orang tua kita saling mencintai maka kita ada sebagaimana kita ada sekarang. Saat bayipun ibu memberikan air susu untuk bayi yang di cintainya, itupun karena cinta sang orang tua terhadap buah hatinya. Alam semesta jugapun tercipta karena cinta Sang Kuasa terhadap semua orang yang ada di dalamnya. Hiduppun kita jalani karena sebuah cinta, cinta kepada diri kita, keluarga dan juga kepada sesama. Berkata cinta diawal pertemuan sepasang kekasih juga semua diawali dengan rasa cinta. Bahkan ketika rasa cinta itu menguat dalam diri kita, dapat merabunkan pandangan kita dan juga terkadang dapat membenarkan semua yang salah menjadi sebuah kebenaran yang indah. Jika kesemua itu kita dapat karena cinta, masihkah kita mencuatkan sebuah rasa yang namanya kebencian. Marilah kita begandeng tangan untuk sebuah nilai cinta, berjalan bersama untuk melalui jalan yang masih panjang untuk kita lalui. Lakukanlah yang terbaik walau kita bukanlah yang paling baik. Majulah dengan penuh cinta untuk menggapai sebuah kebahagiaan yang benar – benar indah, dan ceritakanlah cinta kita buanglah kebencian yang agut utnuk sebuah kebersamaan yang penuh kedamaian. Salam perubahan dari saya Mulyono Subroto dan pembaca yang terkasih saya dapat memberikan pelayanan motivasi di perusahaan – perusahaan dan organisasi dengan menghubungi saya di 0380 8111788, juga pembaca bisa mendapatkan kata –kata motivasi dari saya di toko - toko buku seperti Kalam Hidup, Gramedia dan lain – lain atau add di facebook atau twitter saya dengan alamat moel_kpng@yahoo.com
Pembaca yang terkasih, terkadang cerita manusia adalah cerita derita, begitu kita mendengar setiap hari rasanya banyak berita yang sangat mencenganggkan diri. Gempa, tsunami, kelaparan, mengunjungi semua pojokan bumi. Seakan tak pernah berhenti berkunjung untuk mengguncang semua sudut – sudut bumi ini. Itu kejadian alam yang tak satupun diantara kita tahu kapan berhentinya dan kapan pula datangnya. Bukan hanya itu yang membuat cerita derita dalam keseharian kita saat ini, dalam sebuah daerahpun banyak cerita derita yang sering kita dengar. Perselisihan dalam perbedaan pendapatpun sering kita temui sebagai cerita derita yang mungkin hampir terjadi dalam kurun waktu yang sangat cepat. Membaca tanda-tanda seperti ini, ada yang mengeluh, ada yang tersenyum melihatnya dan juga ada yang sama merasakan karena empathy sebagai mahkluk social yang tinggi. Itu yang terjadi dalam keseharian kita, namun kita tak dapat melakukan apa – apa untuk sebuah kejadian alam yang terjadi. Hanya saja kita dapat melakukan apa yang seharusnya kita alakukan untuk masa yang akan datang yang masih penuh harapan yang besar untuk sebuah kebahagiaan. Mari kita lihat dari segi paling dasar yang sesungguhnya manusia, dan alam tercipta karena cinta. Karena kedua orang tua kita saling mencintai maka kita ada sebagaimana kita ada sekarang. Saat bayipun ibu memberikan air susu untuk bayi yang di cintainya, itupun karena cinta sang orang tua terhadap buah hatinya. Alam semesta jugapun tercipta karena cinta Sang Kuasa terhadap semua orang yang ada di dalamnya. Hiduppun kita jalani karena sebuah cinta, cinta kepada diri kita, keluarga dan juga kepada sesama. Berkata cinta diawal pertemuan sepasang kekasih juga semua diawali dengan rasa cinta. Bahkan ketika rasa cinta itu menguat dalam diri kita, dapat merabunkan pandangan kita dan juga terkadang dapat membenarkan semua yang salah menjadi sebuah kebenaran yang indah. Jika kesemua itu kita dapat karena cinta, masihkah kita mencuatkan sebuah rasa yang namanya kebencian. Marilah kita begandeng tangan untuk sebuah nilai cinta, berjalan bersama untuk melalui jalan yang masih panjang untuk kita lalui. Lakukanlah yang terbaik walau kita bukanlah yang paling baik. Majulah dengan penuh cinta untuk menggapai sebuah kebahagiaan yang benar – benar indah, dan ceritakanlah cinta kita buanglah kebencian yang agut utnuk sebuah kebersamaan yang penuh kedamaian. Salam perubahan dari saya Mulyono Subroto dan pembaca yang terkasih saya dapat memberikan pelayanan motivasi di perusahaan – perusahaan dan organisasi dengan menghubungi saya di 0380 8111788, juga pembaca bisa mendapatkan kata –kata motivasi dari saya di toko - toko buku seperti Kalam Hidup, Gramedia dan lain – lain atau add di facebook atau twitter saya dengan alamat moel_kpng@yahoo.com
Kamis, 03 November 2011
Perbedaan
Perbedaan
Pembaca yang terkasih, sebuah cerita yang pernah say abaca entah dimana saya sudah tak ingat lagi, namun pernah saya membacanya. Dalam perjalan pulang seorang pengusaha dengan mobil mercedesbennya yang mewah, sendiri duduk di kursi belakang. Sopir terlihat hati – hati membawa mobil itu. Sebab hujan yang sangat lebat membuatnya berkurang jarak pandangnya, gelap mentari jugapun membawanya berhati – hati. Di kegelapan sore, remang remang terlihat oleh si pengusaha ada dua orang sedang berpelukan dalam paying yang sedang. Dikejauhan pasangan itu berlindung dalam paying yang sedang ukurannya. Dan mereka sedang berbicara “seandainya saja kita punya mobil semewah itu pastilah kita tak akan pernah kehujanan”. Ya.. itulah pembicaraan sepasang orang yang sedang berjalan dalam gelapnya malam. Namun disisi lain pengusaha dalam mobil mewah itu berkata dalam hatinya “seandainya aku bisa bersama berjalan dengan istriku tercinta, duduk berduaan dalam mobil ini” seperti mereka yang sedang berjalan menghindari hujan bersama. Sedangkan istriku sibuk dengan usahanya sendiri dan akupun sibuk dengan urusanku yang banyak menyita waktuku. Nah pembaca yang terkasih, dari cerita ini kita dapat melihat perbedaan yang sangat jauh bukan?. Dalam hati pasangan itu hanya ada pemikiran yang sama yaitu seandainya punya mobil dan si pengusaha juga punya seandainya, seandainya dapat bersama dengan istri. Sepasang suami istri yang dalam gelapnya sore dan juga badai hujan datang tetap mereka bersatu melaju untuk sebuah cinta. Namun pengusaha itu berjuang demi menyelamatkan perusahaan dan semua orang – orangnya yang ada dalam perusahaan itu, namun melaju dengan sendiri seakan tak pernah menemukan cintanya, itulah perbedaan yang nyata. Di satu sisi berjuang dalam hal memeperjuangkan cintanya, namun di satu sisi berjuang demi orang – orang yang ada di sekitarnya. Jadi kesemua hidup itu yang kita jalani adalah sebuah cerita yang berbeda tak ada satupun yang sama. Sebab itu nikmatilah hidup ini jalanilah sesuai tujuan penciptaan kita. Dapat kita bayangkan jika semua kita menjadi pengusaha, dan juga kesemuanya jadi orang seperti pasangan suami istri itu. Salam perubahan dari saya Mulyono Subroto dan pembaca yang terkasih saya dapat memberikan pelayanan motivasi di perusahaan – perusahaan dan organisasi dengan menghubungi saya di 0380 8111788, juga pembaca bisa mendapatkan kata –kata motivasi dari saya di acun facebook atau twitter saya dengan alamat mulyono soebroto untuk facebook dan mulyonosoebroto untuk twitter saya.
Pembaca yang terkasih, sebuah cerita yang pernah say abaca entah dimana saya sudah tak ingat lagi, namun pernah saya membacanya. Dalam perjalan pulang seorang pengusaha dengan mobil mercedesbennya yang mewah, sendiri duduk di kursi belakang. Sopir terlihat hati – hati membawa mobil itu. Sebab hujan yang sangat lebat membuatnya berkurang jarak pandangnya, gelap mentari jugapun membawanya berhati – hati. Di kegelapan sore, remang remang terlihat oleh si pengusaha ada dua orang sedang berpelukan dalam paying yang sedang. Dikejauhan pasangan itu berlindung dalam paying yang sedang ukurannya. Dan mereka sedang berbicara “seandainya saja kita punya mobil semewah itu pastilah kita tak akan pernah kehujanan”. Ya.. itulah pembicaraan sepasang orang yang sedang berjalan dalam gelapnya malam. Namun disisi lain pengusaha dalam mobil mewah itu berkata dalam hatinya “seandainya aku bisa bersama berjalan dengan istriku tercinta, duduk berduaan dalam mobil ini” seperti mereka yang sedang berjalan menghindari hujan bersama. Sedangkan istriku sibuk dengan usahanya sendiri dan akupun sibuk dengan urusanku yang banyak menyita waktuku. Nah pembaca yang terkasih, dari cerita ini kita dapat melihat perbedaan yang sangat jauh bukan?. Dalam hati pasangan itu hanya ada pemikiran yang sama yaitu seandainya punya mobil dan si pengusaha juga punya seandainya, seandainya dapat bersama dengan istri. Sepasang suami istri yang dalam gelapnya sore dan juga badai hujan datang tetap mereka bersatu melaju untuk sebuah cinta. Namun pengusaha itu berjuang demi menyelamatkan perusahaan dan semua orang – orangnya yang ada dalam perusahaan itu, namun melaju dengan sendiri seakan tak pernah menemukan cintanya, itulah perbedaan yang nyata. Di satu sisi berjuang dalam hal memeperjuangkan cintanya, namun di satu sisi berjuang demi orang – orang yang ada di sekitarnya. Jadi kesemua hidup itu yang kita jalani adalah sebuah cerita yang berbeda tak ada satupun yang sama. Sebab itu nikmatilah hidup ini jalanilah sesuai tujuan penciptaan kita. Dapat kita bayangkan jika semua kita menjadi pengusaha, dan juga kesemuanya jadi orang seperti pasangan suami istri itu. Salam perubahan dari saya Mulyono Subroto dan pembaca yang terkasih saya dapat memberikan pelayanan motivasi di perusahaan – perusahaan dan organisasi dengan menghubungi saya di 0380 8111788, juga pembaca bisa mendapatkan kata –kata motivasi dari saya di acun facebook atau twitter saya dengan alamat mulyono soebroto untuk facebook dan mulyonosoebroto untuk twitter saya.
Kamis, 20 Oktober 2011
Lakukan Hal Yang Berbeda
Lakukan Hal Yang Berbeda
Pembaca yang terkasih, jangan pernah berharap hasil yang berbeda jika kita selalu melakukan hal yang sama setiap hari, sebab hasil adalah akibat dari sebuah tindakan kita. Mungkin masih banyak diantara kita yang selalu mengharapkan hasil yang berbeda di setiap harinya dengan melakukan hal yang sama setiap harinya. Berharap mendapatkan hasil yang baik itu hal manusiawi. Namun haruslah terukur dengan apa yang kita lakukan, jika melebihi dari ukuran kita maka itu adalah sebuah anugrah dari Sang Pencipta tentunya. Hal yang akan saya tuliskan adalah bukan masalah hasil, namun yang akan saya tuliskan disini adalah tindakan. Contoh saja, jika setiap harinya kita masuk kantor yang seharusnya jam 8.00 pagi, seharusnyalah kita datang sebelum jam 8.00 pagi. Jika masuk kantor jam 8.00 pagi kemudian kita setiap harinya masuk jam 8.30 atau jam 9.00 pagi. Maka kita akan mendapatkan teruguran setiap harinya, namun jika kita mau merubah jam kehadiran dari jam 8.30 atau jam 9.00 pagi menjadi jam 7.45 pagi. Maka pastilah hasil yang berbeda yang akan kita dapatkan, apa itu? Ya pastilah pujian dari atasan kita. Dari teguran kepada pujian adalah sebuah perubahan hasil yang berbeda bukan..? nah disinilah kita melihat bahwa jika kita melakukan hal yang sama setiap hari maka hasil yang sama pula akan kita dapat. Namun jika melakukan hal yang berbeda maka hasil yang berbeda yang akan kita dapatkan. Dari teguran kepada pujian adalah sebuah perjalan akibat dari tindakan kita, yang kita lakukan berbeda di setiap tindakan kita. Oleh sebab itu marilah kita bersama melakukan hal yang berbeda di setiap harinya untuk mendapatkan hasil yang berbeda pula di setiap harinya. Salam perubahan dari saya Mulyono Subroto dan pembaca yang terkasih saya dapat memberikan pelayanan motivasi di perusahaan – perusahaan dan organisasi dengan menghubungi saya di 0380 8111788, juga pembaca bisa mendapatkan kata –kata motivasi dari saya setiap hari di facebook atau twitter saya dengan alamat mulyono soebroto untuk facebook dan mulyonosoebroto untuk twitter.
Pembaca yang terkasih, jangan pernah berharap hasil yang berbeda jika kita selalu melakukan hal yang sama setiap hari, sebab hasil adalah akibat dari sebuah tindakan kita. Mungkin masih banyak diantara kita yang selalu mengharapkan hasil yang berbeda di setiap harinya dengan melakukan hal yang sama setiap harinya. Berharap mendapatkan hasil yang baik itu hal manusiawi. Namun haruslah terukur dengan apa yang kita lakukan, jika melebihi dari ukuran kita maka itu adalah sebuah anugrah dari Sang Pencipta tentunya. Hal yang akan saya tuliskan adalah bukan masalah hasil, namun yang akan saya tuliskan disini adalah tindakan. Contoh saja, jika setiap harinya kita masuk kantor yang seharusnya jam 8.00 pagi, seharusnyalah kita datang sebelum jam 8.00 pagi. Jika masuk kantor jam 8.00 pagi kemudian kita setiap harinya masuk jam 8.30 atau jam 9.00 pagi. Maka kita akan mendapatkan teruguran setiap harinya, namun jika kita mau merubah jam kehadiran dari jam 8.30 atau jam 9.00 pagi menjadi jam 7.45 pagi. Maka pastilah hasil yang berbeda yang akan kita dapatkan, apa itu? Ya pastilah pujian dari atasan kita. Dari teguran kepada pujian adalah sebuah perubahan hasil yang berbeda bukan..? nah disinilah kita melihat bahwa jika kita melakukan hal yang sama setiap hari maka hasil yang sama pula akan kita dapat. Namun jika melakukan hal yang berbeda maka hasil yang berbeda yang akan kita dapatkan. Dari teguran kepada pujian adalah sebuah perjalan akibat dari tindakan kita, yang kita lakukan berbeda di setiap tindakan kita. Oleh sebab itu marilah kita bersama melakukan hal yang berbeda di setiap harinya untuk mendapatkan hasil yang berbeda pula di setiap harinya. Salam perubahan dari saya Mulyono Subroto dan pembaca yang terkasih saya dapat memberikan pelayanan motivasi di perusahaan – perusahaan dan organisasi dengan menghubungi saya di 0380 8111788, juga pembaca bisa mendapatkan kata –kata motivasi dari saya setiap hari di facebook atau twitter saya dengan alamat mulyono soebroto untuk facebook dan mulyonosoebroto untuk twitter.
Kamis, 13 Oktober 2011
Lakukan Walau Hasil Itu Sebuah Kemungkin
Lakukan Walau Hasil Itu Sebuah Kemungkin
Pembaca yang terkasih, pernah saya mendengar sebuah cerita yang tak pernah saya lupakan, seorang pelukis terkenal bertemu dengan teman lamanya yangs eorang kolektor lukisan, pelukis terkenal itu meminta kepada temannya itu memperlihatkan lukisannya. Empat lukisan di keluarkannya oleh teman sang kolektor itu. Lukisan pertama bergambar pemandangan yang indah, pelukis terkenal itu berkomentar , lukisan ini indah namun tak bernilai seni, kemudian kolektor mengeluarkan lukisan yang kedua, spontan pelukis terkenal itu berkata, yang ini bagus namun masih kurang nilai jualnya. Lukisan ke tiga sang pelukis terkenal itupun berkomentar ini indah namun juga tak ada nilai seninya, lukisan ke empat dilihat oleh sang pelukis terkenal itu, dan pelukis terkenal itu berkata “siapa pelukis yang ini?” inilah lukisan yang paling benilai tinggi seninya. Bisakah saya bertemu dengan pelukisnya. Sang kolektor terheran – heran, seraya berkata “baiklah akan saya bawa pelukisnya kesini”. Karena jarak rumah kolektor itu dengan pelukis itu berdekatan. Beberapa menit kemudian datanglah seorang kakek tua dengan kursi roda. Pelukis terkenal itu bertanya “mana pelukisnya?”. Kolektor menjawab, “dialah pelukisnya”. Seorang kakek yang sudah tua duduk di kursi rodanya. Pelukis itu bertanya apakah ini lukisan anda ..?. “ya” jawab kakek tua itu, sebenarnya lukisan itu adalah gambar wajah saya 40 tahun yang lalu. Sang pelukis terkenal itupun berkata dengan nada yang sangat heran “ini lukisan 40 tahun yang lalu?”… sudah berapa banyak yang anda lukis pak? Kakek tua itu menjawabnya hanya satu saja pak. Terheranlah pelukis terkenal itu, dengan termenung sejenak. Pembaca yang terkasih, kita dapat memetik dari cerita pendek diatas adalah sebuah potensi yang sengaja di matikan oleh sesorang yang sebbenarnya adalah potensi yang besar. Sama dengan kita sesungguhnya kita semua sudah memiliki potensi yang besar dalam hidup kita, yang sudah Sang Pencipta berikan dalam kehidupan kita, namun kita tak pernah mau berusaha untuk mengembangkannya. Jika saja 40 tahun lalu kakek it uterus melukis dengan potensinya yang sudah ada maka saya percaya kakek itu adalah seorang pelukis yang terkenal . namun karena tak mau berusaha mengembangkannya maka kakek itu adalah kakek yang sudah tak mau meraih kesempatan yang sudah ada. Sekarang hanya seorang kakek yang duduk di sebuah kursi roda dan menjadi seorang yang tak akan pernah terkenal dalam hidupnya. Marilah kita semua yang membaca artikel saya ini mau menggunakan kesempatan itu dengan memperbesar potensi kita dalam diri yang sudah Tuhan berikan kepada kita. Kuncinya cobalah berusaha walau hasilnya belum kita ketahui, sebab segala usaha kita pasti menghasilkan sesuatu hasil walau itu mungkin tak sesuai dengan keinginan kita, dari pada tidak melakukan apa – apa yang sudah barang tentu tka akan menghasilkan apa –apa pula. Salam perubahan dari saya Mulyono Subroto dan pembaca yang terkasih saya dapat memberikan pelayanan motivasi di perusahaan – perusahaan dan organisasi dengan menghubungi saya di 0380 8111788, juga pembaca bisa mendapatkan kata –kata motivasi dari saya setiap hari di facebook atau twitter saya dengan alamat mulyono soebroto untuk facebook dan mulyonosoebroto untuk twitter.
Pembaca yang terkasih, pernah saya mendengar sebuah cerita yang tak pernah saya lupakan, seorang pelukis terkenal bertemu dengan teman lamanya yangs eorang kolektor lukisan, pelukis terkenal itu meminta kepada temannya itu memperlihatkan lukisannya. Empat lukisan di keluarkannya oleh teman sang kolektor itu. Lukisan pertama bergambar pemandangan yang indah, pelukis terkenal itu berkomentar , lukisan ini indah namun tak bernilai seni, kemudian kolektor mengeluarkan lukisan yang kedua, spontan pelukis terkenal itu berkata, yang ini bagus namun masih kurang nilai jualnya. Lukisan ke tiga sang pelukis terkenal itupun berkomentar ini indah namun juga tak ada nilai seninya, lukisan ke empat dilihat oleh sang pelukis terkenal itu, dan pelukis terkenal itu berkata “siapa pelukis yang ini?” inilah lukisan yang paling benilai tinggi seninya. Bisakah saya bertemu dengan pelukisnya. Sang kolektor terheran – heran, seraya berkata “baiklah akan saya bawa pelukisnya kesini”. Karena jarak rumah kolektor itu dengan pelukis itu berdekatan. Beberapa menit kemudian datanglah seorang kakek tua dengan kursi roda. Pelukis terkenal itu bertanya “mana pelukisnya?”. Kolektor menjawab, “dialah pelukisnya”. Seorang kakek yang sudah tua duduk di kursi rodanya. Pelukis itu bertanya apakah ini lukisan anda ..?. “ya” jawab kakek tua itu, sebenarnya lukisan itu adalah gambar wajah saya 40 tahun yang lalu. Sang pelukis terkenal itupun berkata dengan nada yang sangat heran “ini lukisan 40 tahun yang lalu?”… sudah berapa banyak yang anda lukis pak? Kakek tua itu menjawabnya hanya satu saja pak. Terheranlah pelukis terkenal itu, dengan termenung sejenak. Pembaca yang terkasih, kita dapat memetik dari cerita pendek diatas adalah sebuah potensi yang sengaja di matikan oleh sesorang yang sebbenarnya adalah potensi yang besar. Sama dengan kita sesungguhnya kita semua sudah memiliki potensi yang besar dalam hidup kita, yang sudah Sang Pencipta berikan dalam kehidupan kita, namun kita tak pernah mau berusaha untuk mengembangkannya. Jika saja 40 tahun lalu kakek it uterus melukis dengan potensinya yang sudah ada maka saya percaya kakek itu adalah seorang pelukis yang terkenal . namun karena tak mau berusaha mengembangkannya maka kakek itu adalah kakek yang sudah tak mau meraih kesempatan yang sudah ada. Sekarang hanya seorang kakek yang duduk di sebuah kursi roda dan menjadi seorang yang tak akan pernah terkenal dalam hidupnya. Marilah kita semua yang membaca artikel saya ini mau menggunakan kesempatan itu dengan memperbesar potensi kita dalam diri yang sudah Tuhan berikan kepada kita. Kuncinya cobalah berusaha walau hasilnya belum kita ketahui, sebab segala usaha kita pasti menghasilkan sesuatu hasil walau itu mungkin tak sesuai dengan keinginan kita, dari pada tidak melakukan apa – apa yang sudah barang tentu tka akan menghasilkan apa –apa pula. Salam perubahan dari saya Mulyono Subroto dan pembaca yang terkasih saya dapat memberikan pelayanan motivasi di perusahaan – perusahaan dan organisasi dengan menghubungi saya di 0380 8111788, juga pembaca bisa mendapatkan kata –kata motivasi dari saya setiap hari di facebook atau twitter saya dengan alamat mulyono soebroto untuk facebook dan mulyonosoebroto untuk twitter.
Rabu, 05 Oktober 2011
Mencari Butuh Proses
Mencari Butuh Proses
Pembaca yang terkasih, banyak diantara kita ada yang mencari kekayaan,ada yang mengejar keterkenalan, ada yang ingin cepat naik pangkat, dan masih ada banyak sederetan yang di kejar oleh setiap kita, itu sudah menjadi hak masing-masing kita untuk memilih jalur bagi kita dan merupakan hal yang manusiawi. Namun kesemuanya itu sesungguhnya sangatlah memerlukan yang namanya proses pertumbuhan, maka itu carilah itu semua,jalanilah prosesnya dan gapailah itu semua. Proses untuk mendapatkan itu semua butuh yang namanya perjuangan, bukan dengan santai menggapainya. Sebuah pohon sebelum menjadi pohon yang besar dia akan menjadi tunas yang kecil. Bertumbuh dengan iringan waktu yang tetap berjalan dengan kecepatannya. Sebelum naik keatas pohon akan berakar kebawah terlebih dahulu untuk dapat tetap kokoh jika nantinya sesudah besar terterpa angin yang kencang. Artinya kokohkanlah terlebih dahulu kemampuan kita itu juga merupakan proses. Dengan sabar pohon itu bertumbuh melalui teriknya panas matahari, dinginnya malam dan hujan. Itupun adalah proses, juga demikian dalam kehidupan yang akan menghadapi panasnya terik matahari, dinginnya malam dan hujan. Itu adalah gambaran tantangan yang harus kita lalui, terkadang panas dalam hati, terkadang dingin dalam hati. Itu semua adalah proses yang panjang dan tidak mudah utnuk menghadapinya, namun jika kita mau bertahan hidup maka kita harus melaluinya. Semua itu sebenarnya tidak akan melebihi kekuatan yang ada pada kita, yang sudah Tuhan berikan kepada kita. Kita melihat setelah sebuah pohon itu tinggi dan besar maka pohon yang dapat menghasilkan buah itu akan berbuah pada musimnya. Dan buahnya dapat dinikmati untuk siapapun yang ada di sekitar. Demikian juga dengan kehidupan, jika kita sudah melalui semua proses itu maka kita akan menghasilkan buah yang dapat dinikmati oleh orang – orang di sekitar kita. Maka itu teruslah menjalani proses, bertahanlah menghadapi masalah, majulah terus agar pertumbuhan itu sungguh berarti dalam kehidupan kita. Salam perubahan dari saya Mulyono Subroto dan pembaca yang terkasih saya dapat memberikan pelayanan motivasi di perusahaan – perusahaan dan organisasi dengan menghubungi saya di 0380 8111788, juga pembaca bisa mendapatkan kata –kata motivasi dari saya setiap hari di facebook atau twitter saya dengan alamat mulyono soebroto untuk facebook dan mulyonosoebroto untuk twitter.
Pembaca yang terkasih, banyak diantara kita ada yang mencari kekayaan,ada yang mengejar keterkenalan, ada yang ingin cepat naik pangkat, dan masih ada banyak sederetan yang di kejar oleh setiap kita, itu sudah menjadi hak masing-masing kita untuk memilih jalur bagi kita dan merupakan hal yang manusiawi. Namun kesemuanya itu sesungguhnya sangatlah memerlukan yang namanya proses pertumbuhan, maka itu carilah itu semua,jalanilah prosesnya dan gapailah itu semua. Proses untuk mendapatkan itu semua butuh yang namanya perjuangan, bukan dengan santai menggapainya. Sebuah pohon sebelum menjadi pohon yang besar dia akan menjadi tunas yang kecil. Bertumbuh dengan iringan waktu yang tetap berjalan dengan kecepatannya. Sebelum naik keatas pohon akan berakar kebawah terlebih dahulu untuk dapat tetap kokoh jika nantinya sesudah besar terterpa angin yang kencang. Artinya kokohkanlah terlebih dahulu kemampuan kita itu juga merupakan proses. Dengan sabar pohon itu bertumbuh melalui teriknya panas matahari, dinginnya malam dan hujan. Itupun adalah proses, juga demikian dalam kehidupan yang akan menghadapi panasnya terik matahari, dinginnya malam dan hujan. Itu adalah gambaran tantangan yang harus kita lalui, terkadang panas dalam hati, terkadang dingin dalam hati. Itu semua adalah proses yang panjang dan tidak mudah utnuk menghadapinya, namun jika kita mau bertahan hidup maka kita harus melaluinya. Semua itu sebenarnya tidak akan melebihi kekuatan yang ada pada kita, yang sudah Tuhan berikan kepada kita. Kita melihat setelah sebuah pohon itu tinggi dan besar maka pohon yang dapat menghasilkan buah itu akan berbuah pada musimnya. Dan buahnya dapat dinikmati untuk siapapun yang ada di sekitar. Demikian juga dengan kehidupan, jika kita sudah melalui semua proses itu maka kita akan menghasilkan buah yang dapat dinikmati oleh orang – orang di sekitar kita. Maka itu teruslah menjalani proses, bertahanlah menghadapi masalah, majulah terus agar pertumbuhan itu sungguh berarti dalam kehidupan kita. Salam perubahan dari saya Mulyono Subroto dan pembaca yang terkasih saya dapat memberikan pelayanan motivasi di perusahaan – perusahaan dan organisasi dengan menghubungi saya di 0380 8111788, juga pembaca bisa mendapatkan kata –kata motivasi dari saya setiap hari di facebook atau twitter saya dengan alamat mulyono soebroto untuk facebook dan mulyonosoebroto untuk twitter.
Langganan:
Postingan (Atom)




