Rabu, 19 Januari 2011

Pelangi Akan Segera Indah

Pelangi Akan Segera Indah


Pembaca yang terkasih kita melihat dan mendengar bencana dan bencana terus dan terus seakan tak terhenti, mungkin itu awan awan kehidupan yang silih berganti menyelimuti dunia ini. Bukan hanya di dekat kita namun juga nan jauh disan. Belum sepenuhnya pulih dari banjir dahsyat yang satu, tiba-tiba tanah longsor menggelegar, gempa bumi memakan nyawa, gunung mengeluarkan amuknya. Belum selesai amuknya gunung lainpun menyusul. Bencana sepertinya tak bosan-bosannya menggoda jiwa setiap insan. Belum lagi yang sering disebut orang inilah zaman edan, tak tahan air mata kita menetes mebasahi pipi menyaksikan seorang Ibu membakar diri dan sejumlah putera-puterinya di habisi karena terhimpit oleh kesulitan kehidupan, yang membutuhkan banyak biaya sementara tak sanggup untuk membeli beras walau hanya sekilo saja. Apa yang sebenarnya terjadi dalam dunia ini. Berduka, bersedih, tersentuh oleh penderitaan sesama tentu salah satu tanda keprihatinan kita sebagai umat manusia. Apakah ini yang dinamakan kemajuan jaman ataukah ini akhir dari pada akhir jaman. Enathlah aapa namanya, namun tak pernah kita tahu yang terpenting bagi kita bagaimana kita menyingkapinya dengan hati yang lapang. Marilah kita sebagai umat yang juga menginginkan sebuah keindahan untuk selalu berdoa bagi mereka sesama kita. Mungkin sedikit jiwa yang mau menggali lebih dalam kalau di balik bencana, ada sejumlah langit kehidupan yang tersingkap rahasianya. Dan setelah hujan pasti ada pelangi yang indah akan bengalungi dunia. Tetaplah bertahan dan bertekun untuk masa depan yang lebih baik akan kita raqih percayalah, bahwa pelangi indah itu akan segera datang dan memnperindah dunia ini. Rubahlah pemikiran kita yang pesimis menjadi sebuah pemikiran yang omtimis. Sebab segala sesuatu yang terjadi adalah sebuah maksud supaya kita mengerti apa yang sebenarnya yang Sang Pencipta mau kita lakukan. Salam perubahan dari saya Petrus Mulyono Subroto dan pembaca yang terkasih saya dapat memberikan pelayanan motivasi di perusahaan – perusahaan dan organisasi dengan menghubungi saya di 0380 8111788, juga pembaca bisa mendapatkan kata –kata motivasi dari saya di facebook dan twiter saya dengan alamat moel_kpng@yahoo.com.

Kamis, 13 Januari 2011

Perjalanan

Perjalanan

Pembaca yang terkasih, tahun 2010 sudahlah kita melaluinya, ada yang gembira ada pula yang sedih. Namun kita sudah melaluinya hingga kita memulai tahun yang baru kembali di tahun 2011 ini. Memang dalam kehidupan banyak orang yang merindukan kesuksesan namun banyak yang tak mau melalui jalannya. Hanya sekedar mau dan mau tak ada sesuatu yang dilakukannya. Mungkin di tahun lalu kita mersa gagal namun kegagalan itu sebnarnya adalah sebuah kesuksesan melakukan sesuatu. Kemjuan jaman membuat semua serba instant ini mempengaruhi dalam kehidupan setiap manusia. Banyak ingin berhasil dengan cepat sehingga segala cara dilakukan. Ada yang menyalahgunakan kekuasaan, mekasakan kehendaknya bahkan ada yang rela menjual harga diri. Padahal kita tahu bahwa semua kesuksesan akan melalui jalan yang namanya penedritaan dan perjuangan bukan instant begitu saja. Di jaman sekarang ini kita akan ditantang untuk bekerja tanpa mengenal lelah di setiap kesempatan pekerjaan kita, agar dapat meraih keberhasilan di dalam setiap pekerjaan kita. Perlu juga kita sadari bahwa tak semua orang dapat menekuni pekerjaan profesional atau spesialisasi sebab itu semua memerlukan disiplin ilmu yang tinggi. Itupun butuh perjalanan yang panjang, ketekunan belajar, konsentrasi yang panjang bahkan memerlukan waktu yang tidak sedikit. Maka itu perlu kita sadari bahwa semua pekerjaan yang mendatangkan keuntungan adalah pekerjaan yang berarti bukan..?.
Semua pekerjaan yang mengangkat perekonomian itu memiliki kepentingan, dan harus dilakukan dengan kesungguhan dan hati yang tulus. Seorang tukang sapupun pastilah memiliki kepentingan dalam setiap pekerjaannya. Kita lihat para pemain sepak bola, tidak ada pemain sepak bola yang datang langsung main, namun butuh proses yang namanya latihan dan latihan. Yang perlu kita sadari disini adalah kesempatan untuk kita melakukan pekerjaan kita. Selagi kita masih diberi waktu untuk melakukan apa yang seharusnya kita lakukan. Pembaca yang terkasih, hari ini adalah kesempatan untuk kita dapat melanjutkan perjuangan hidup yang masih terhampar jalan di depan kita, untuk kita lalui, bukan secara instant kita dapat melaluinya. Oleh sebab itu pergunakanlah kesempatan yang ada dengan sebaik baiknya. Dan jika kita hari ini masih dapat melakukan yang terbaik kenapa tidak kita lakukan. Itulah yang menjadi kunci agar kita dapat menjalankan semua perjalan dalam hidup kita. Pembaca yang terkasih kesuksesan tidak akan pernah datang begitu saja, namun kesuksesan butuh keberanian, beranian untuk bertindak, keberanian untuk mengambil keputusan dan keberanian untuk selalu konsisten terhadap keputusan. Itulah jalan dari pada kesuksesan, bukan secara instant kita mendapatkannya. Percayalah bahwa masih banyak kesempatan yang tak akan pernah datang kembali kepada hidup kita, untuk kita lakukan dengan penuh ketekunan. Sebab ketekunan akan menciptakan tahan banting dan tahan banting akan mendatangkan kesuksesana yang besar yang belum pernah terpikirkan oleh kita sebelumnya. Salam perubahan dari saya Petrus Mulyono Subroto dan pembaca yang terkasih saya dapat memberikan pelayanan motivasi di perusahaan – perusahaan dan organisasi dengan menghubungi saya di 0380 8111788, juga pembaca bisa mendapatkan kata –kata motivasi dari saya di facebook dan twiter saya dengan alamat moel_kpng@yahoo.com.

Rabu, 01 Desember 2010

Kepastian Adalah Ketidak pastian Itu Sendiri

Kepastian Adalah Ketidak pastian Itu Sendiri

Pembaca yang terkasih harapan akan masa depan, tentu selalu yang kita pikirkan. Namun hidup tanpa harapan, adalah sama saja melewati kehidupan hanya dengan menunggui matahari. Besok pagi pasti terbit di timur, dan besok sore akan tenggelam di barat. Tidak ada ketidakpastian, tidak ada kejutan, tidak ada resiko. Semuanya berjalan rutin dalam ritme yang sudah teratur. Berharap segenggam materi dia raih, namun tak ada hal yang baru dia kerjakan. Betapa malangnya harapan yang tak kuncung etrcapai sebuah impian yang melangit, dan tak terukur impiannya. Berbeda dengan seorang yang rajin melakukan ketidak pastiaannya dengan gigih dan mengharap sebuah impian yang terukur dapat di gapainya. Bagi seorang seperti saya, seni dalam hidup justru akan terletak pada ketidakpastian, unsur kejutan serta resiko, karena melakukan hal yang berbeda setiap harinya. Sebab kita tahu bahwa segala hasil adalah akibat dari sebuah tindakan kita. Berbeda dengan yang hanya ingin melakukan hal yang sama setiap harinya namun mengharapkan hasil yang berbeda pada akibatnya nanti. Hidup yang begini, bagi sebuah ritme yang amat rutin dan membosankan. Maka itu akan menimbulkan sebuah perasaan bosan dan seakan tak dapat lagi diraih sebuah sukses yang besar. Ya….sebab tak ada perubahan dalam dirinya. Bosan dan bosan hidup yang begini, mulailah menyalahkan keadaan, kenapa begini kenapa begitu. Bukan melakukan hal yang baru namun menyesali kegiatan yang setiap harinya tanpa mau berubah dalam dirinya. Sebab itu mari saya mengajak kepada kita semua untuk selalu melakukan hal baru walau itu tak ada kepastian, namun percayalah hal yang baru akan kita dapatkan dan sukses melakukan ketidak pastian adalah sebuah kesuksesan perjalan yang kita lalui untuk mendapat sebuah perubahan dalam diri kita dan kepatian. Nah disinilah maka kita tahu bahwa kepastian itu ada dalam ketidak pastian itu sendiri bukan.?? Salam perubahan dari saya Mulyono Subroto, pembaca yang terkasih saya dapat memberikan pelayanan motivasi di perusahaan – perusahaan dan organisasi dengan menghubungi saya di 0380 8111788, juga pembaca bisa mendapatkan kata –kata motivasi dari saya di facebook saya dengan alamat moel_kpng@yahoo.com

Rabu, 10 November 2010

DAMAI..OH DAMAI

DAMAI..OH DAMAI


Mungkin kita tidak setuju dengan apa pendapat orang lain, bahkan atas kepempinan orang terhadap kita, itu adalah sesuatu yang lumrah. Namun jangan lagi kiranya membawa kekerasan kedalam perbedaan, atau ketidak puasan kita terhadapa siapapun.. Sebab Akankah kita biarkan kedamaian itu sirna di telan oleh sang kekerasan?.Sekali - kali jangan, sebab kekerasan tak akan pernah mengundang kedamaian yang indah, namun hanya penyesalanlah yang akan melambung tinggi. Saat ini, mungkin kita melihat banyak gambaran nyata dalam hidup kita, dinyatakan oleh kekerasan yang selalu berlogokan perdamaian. Mungkin tidak hanya saat ini kita melihat banyaknya kekerasan yang sangat membumi. Namun mungkin jauh waktu di belakang kita, disana juga terletak gambar kekerasan yang sangat menyakitkan. Gambar – gambar kenyataan dari kekerasan di sana-sini, mungkinkah karena menginginkan kekuasaan yang tak henti hentinya mengabulkan kerakusan dalam dirinya. Ataukah karena sebuah impian yang tak terkabul..?? Kita tak tahu apa yang sebenarnya terjadi, tapi kita selalu menyaksikan kekerasan yang merata. Apa yang sebenarnya dicari..? kepuasaan batinkah?atau hanya untuk sekedar kehausan akan kehormatan?. Hubungan baik menjadi hubungan yang sangat tidak baik di dalamnya ada sebuah kekerasan yang besar. Demo, pembakaran dan sejenisnya merupakan hal yang terbiasa untuk dilihat dan di nikmati. Bertanyalah dalam hati kita yang paling dalam apakah kita tidak menangis akan kekerasan yang meluas. Mungkin bencana tak pernah usai membuat kita terhimpit oleh sebuah lorong kekuatiran, atau memang kita yang salah. Marilah kita dengan iklas menerima pendapat orang lain, marilah kita intropeksi diri, marilah kita saling menhormati satu dengan yang lain dan saling mengasihi antar sesama. Saling mengisilah antara atasan dan bawahan, berikanlah kesempatan kepada mereka yang berpendapat. Sebab di satu sisi ada orang yang berteriak untuk mendapatkan perdamaian yang besar. Rindulah hidup penuh kebahagian yang damai untuk mengarungi likunya hidup yang penuh dengan kesempatan ini. Damai – damai… rindukanlah itu agar semua yang kita mengalami kedamaian yang sungguh nyata. Berubahlah dari kekerasan kepada lembah perdamaian, yang penuh dengan rumput hijau yang sejuk. Dimana kita dapat bercengkrama dengan damai dan berbagi bahagia antara satu dengan sesama. Pandanglah hari esok dengan segumpal harapan dan lupakanlah kemarin yang sudah pergi sirna ditelan oleh waktu. Salam perubahan dari saya Mulyono Subroto, pembaca yang terkasih saya dapat memberikan pelayanan motivasi di perusahaan – perusahaan dan organisasi dengan menghubungi saya di 0380 8111788, juga pembaca bisa mendapatkan kata –kata motivasi dari saya di facebook saya dengan alamat moel_kpng@yahoo.com.

Senin, 18 Oktober 2010

Kita Adalah Sebuah Fungsi

Kita Adalah Sebuah Fungsi

Tidak menerima keadaan itu sering terjadi dalam hidup ini. Padahal kita tak akan pernah merubah yang tak dapat kita rubah, dengan kekuatan apapun dalam dunia ini. Terlahir dimana sekarang kitapun tak dapat juga memilihnya. Sebab dapatkah yang dibentuk berkata kepada yang membentuknyaBerbahgialah akan bentuk kita,sebab kita tak dapat berkata kepada yg membentuk kita "Mengapakah Engkau membentuk aku demikian"sama dengan tukang periuk, apakah tukang periuk tidak mempunyai hak atas tanah liatnya, untuk membuat dari gumpal yang sama,suatu benda untuk dipakai guna tujuan yg mulia dan suatu benda lain untuk dipakai guna tujuan yg biasa?Demikianlah jg kita di bentuk dengan tujuanNya masing – masing. Sebuah telepon genggampun ada fungsinya. Sang penciptanya sudah tahu fungsinya, yaitu untuk mempercapat komonikasi dengan jarak yang jauh sekalipun. Tukang periuk membuat pot bunga pasti berfungsi untuk menampung bunga yang indah, namun tukang periuk dengan gumpalan yang sama mebuat guci untuk penampung galon air mineral. Itupun ada fungsinya untuk menampung air yang dari galon, sudah berbeda fungsinya bukan? Padahal itu dari bahan yang sama yaitu tanah liat. Demikian dengan kita, kita diciptakan adalah sebuah maksud untuk supaya kita berfungsi. Bukan sekedar ada kita ada di dunia ini, pastilah berfungsi. Tuhan tidak pernah kurang dalam menciptakan kita, kenapa masih banyak orang yang sering kali masih kurang dalam segala hal. Misal kurang tinggi atau hidung kurang mancung, mari kita pikirkan bagaimana seandainya kita dalam bentuk tubuh yang sekarang ini bila kaki kita lebih panjang?atau hidung lebih mancung? Pasti tidaklah proposional bukan. Ya segalanya sudah jelas bahwa kita diciptakan tidak pernah kurang dalam segalanya. Oleh sebab itu mari kita sadari bahwa kita di ciptakan memang karena akan berfungsi sesuai dalam rencana Tuhan Yang Maha Esa. Mari kita temukan maksud dan tujuan kita ada di dunia ini. Yang menjadi pertanyaannya adalah, bagaimana menemukan fungsi itu, bukan?. Kita mungkin saat ini tidak memiliki sederetan gelar yang menghias dalam deretan nama kita, bukan berarti bahwa sederetan gelar itu tidak baik, gelar adalah menunjukkan bahwa kita sudah pernah belajar dengan disiplin ilmu yang tinggi dalam satu pengetahuan, itu sangat baik adanya. Namun kita memiliki keahlian yang mungkin kita sudah pernah pelajari melalui pengalaman kita, walau tanpa gelar yang bejejer di belakang nama kita. Itulah yang saya maksud bahwa kita sudah berfungsi dalam apa yang sudah kita kerjakan melalui keahlian dari pengalaman kita. Iklaslah menerima keadaan kita yang tak dapat kita rubah, namun berjuanglah dengan sebuah keadaan yang dapat kita rubah untuk mendapatkan sebuah keberhasilan yang luar biasa dalam hidup kita. Salam perubahan dari saya Mulyono Subroto, pembaca yang terkasih saya dapat memberikan pelayanan motivasi di perusahaan – perusahaan dan organisasi dengan menghubungi saya di 0380 8111788, juga pembaca bisa mendapatkan kata –kata motivasi dari saya di facebook saya dengan alamat moel_kpng@yahoo.com

Rabu, 15 September 2010

BENCI

BENCI

Pembaca yang terkasih, walau kita tak pernah menjadi orang terkenal,walau kita tak punya jabatan yang tinggi dan walau kita tak ada gelar yang menghiasi nama, isilah hari-hari kita dengan membuat orang lain tersenyum dan buatlah orang lain mengikuti teladan kita dan pakailah waktu kita untuk kebaikan sesama. Banyak orang saat ini mencari kehormatan semata, padahal kita tahu bahwa, kehormatan itu akan datang jika kita menjadi teladan dalam hidup. Lakukan segala sesuatu yang bila orang lain melihat apa yang kita lakukan itu akan mersa hormat terhadap kita. Namun yang kita lihat saat ini banyak orang yang mencari kehormatan demi kenaikaan tarap hidup dalam dunia ini. Memang hal ini merupakan hal biasa jika dilakukan dengan kebiasaan setiap kita. Mari sejenak kita melihat, mana yang lebih mewakili bahwa sejarah dalam dunia ini adalah sejarah kekerasan atau sejarah ketidak mauan menerima kedamaian, inilah jaman yang harus kita lalui,namun ingatlah bahwa kekerasan akan selalu meleleh jika selalu menerimanya dengan suatu keiklasan untuk memaafkan dan mengampuni. Walau sebagian orang menggendong kebencian terhadap kita, bahkan sampai seakan tak satupun yang mengendong kebencian itu perduli akan keadaan kita. Sehingga seluruh waktunya hanya ada kebencian,namun tetaplah kita berdiri tegak untuk berprisaikan ketulusan yang selalu mau memaafkan agar kita keluar dari sebuah kebencian hidup ini. Ada banyak bawahan benci kepada atasan, ada karyawan yang benci kepada bossnya. Dengan bangga seorang karyawan atau bawahan menceritakan kejelekan atasan atau bossnya. Padahal seorang pemimpin pastilah dia akan memikirkan kita. Disebuah cerita film saya pernah melihat ketika sang jendral di tangkap dengan keadaan pingsan. Setelah jendral itu sadar dari pingsannya, hal yang pertama keluaar dari mulut sang jendral adalah ”dimana prajuritku”. Tanpa sepengatuhan prajuritnya seorang jendral bertanya di hadapan para musuhnya tentang keadaan semua prajuritnya. Dalam posisi yang mungkin kemaatian itu sudah di ambang pintu, seorang pemimpin masih memikirkan prajuritnya. Nah itulah yang sebenarnya yang terjadi dalam kehidupan seorang pemimpin, yang tak pernah di ketahui oleh para bawaahannya. Kenapa masih banyak bahwahan itu tidak menyadari dan masih mengendong sebuah beban yang namanya KEBENCIAN... Ketika kita melihat keadaan dunia ini yang menyuguhkan banyak kengerian, kesedihan, ratapan, kertak gigi yang panjang dan permusuhan antar saudara. itu mencuat bagai kembang api yang meluncur keatas. Seakan kedamaian sudah pergi entah kemana, pintu ampun dan maaf tertutup rapat dan terkunci. Kenapa kita tak pernah iklas dan tulus untuk menerima hari ini dalam keadaan apapun kita. Para pembaca yang terkasih mari saya mengajak kepada semua pembaca, tutupilah hati kita dengan saling memaafkan, agar damai itu indah melantun dalam alunan musik kehidupan kita. Salam perubahan dari saya Mulyono Subroto, pembaca yang terkasih saya dapat memberikan pelayanan motivasi di perusahaan – perusahaan dan organisasi dengan menghubungi saya di 0380 8111788, juga pembaca bisa mendapatkan kata –kata motivasi dari saya di toko - toko buku seperti Kalam Hidup, Gramedia dan lain – lain atau add di facebook saya dengan alamat moel_kpng@yahoo.com

Sabtu, 04 September 2010

Papa Hanya Ini Yang Bisa Kulakukan

Papa Hanya Ini Yang Bisa Kulakukan


Pembaca yang tekasih, cerita ini adalah cerita fiktis, jika ada kemiripan mungkin hanya kebetulan saja. Ditengah himpitan ekonomi yang sangat menekan kehidupan, sebuah keluarga kecil dengan dua anak yang manis dan periang. Cantik – cantik, putih, lincah dan menggemaskan. Celoteh dari kedua anak yang polos dan kadang seperti wanita dewasa ketika dia menasehati atau menegur temannya yang salah. Tatapan matanya yang tajam ketika dia ingin tahu tentang sesuatu yang belum ia tahu. Usia kakak yang sulung baru 9 tahun dan adiknya si bungsu baru 7 tahun. Suara merdu kedua anak itu ketika dia menyanyikan sebuah lagu, membuat semua orang yang mendengarnya terlena, dengan penghayatan penuh jari-jari si bungsu memetik gitar dengan lembut mengiringi kakak yang sedang mebawakan lagu. Demikian mereka berdua jika sedang mengisi acara di tempat pernikahan, dan acara ulang tahun. Dengan diantar oleh papa tercinta mereka pergi kemana ada undangan itu datang. Papa yang masih muda namun dengan tongkat papa mereka berjalan, sebab papa tercintanya sedang sakit kakinya, akibat patah tulang. Kakinya tertatih – tahih mengendong gitar yang selalu menjadi alat untuk sibungsu petik. Tekanan ekonomi yang menghipit mereka tak dapat membiayayai pengobatan yang papanya derita. Menurut dokter jika mau papanya dapat sembuh total asalkan di oprasi dan di peri pen didalamnya. Namun apa daya tangan tak sampai, biayapun tak ada. Keluarga ini setelah menyanyikan beberapa lagu maka upah yang diterimanya hanya bekisar Rp.500.000,-saja. Dan itupun tidaklah setiap hari mendapatkan uang sebanyak itu, terkadang tiga bulan satu kali bahkan lima bulan satu kali. lima tahun sudah berlalu, kini sang anak tertua menjadi seorang penyanyi cilik yang memiliki suara merdu dan sangat di sukai penggemarnya. Yang dulu hanya mendapatkan uang hanya Rp.500.000,- saja dalam setiap kali diundang untuk bernyanyi, kini lima juta dapat ia hasilkan. Seiring bertambahnya umur maka sang papa sudah di vonis oleh dokter tidak dapat lagi di sembuhkan karena faktor umur yang sudah tua. Berobat keluar negripun ia tempuh, namun hasilnya tetap sama pula. Letih membawa papanya ke luar negri, maka sang papa menyerah. Dan tak mau lagi untuk di bawa ke dokter. Rumah yang besar dan indah mereka nikmati, namun papanya kini harus menggunakan kursi roda. Kedua anak itu tetap setia untuk menjaga dan melayani papanya. Hingga akhirnya sang kematianpun menjemput papanya. Dengan tersenyum kedua anak itu menghantar ke peristirahatan terakhir papanya. Bunga duka cita dari sang anak diletakkan di sebelah peristirahatan papanya, dan bertuliskan ”papa hanya ini yang dapat kami lakukan”. Dengan setia kedua anak itu melayani papanya selama papanya masih hidup. Dan setelah kehilangan kedua anak itu tak merasa bersalah. Dari cerita ini saya mengajak kepada para pembca untuk merenungkan bahwa bukan setelah kematian orang yang kita cintai kita merasa menyesal. Namun bagaimana kita melakukan yang terbaik semasa orang yang kita cintai itu hidup di dunia ini. Oleh sebab itu lakukanlah yang terbaik yang dapat kita lakukan, untuk orang yang kita cintai agar penyesalan tidak akan ada di hari nanti. Salam perubahan dari saya Mulyono Subroto, pembaca yang terkasih saya dapat memberikan pelayanan motivasi di perusahaan – perusahaan dan organisasi dengan menghubungi saya di 0380 8111788, juga pembaca bisa mendapatkan kata –kata motivasi dari saya di facebook saya dengan alamat moel_kpng@yahoo.com.