Jumat, 02 Oktober 2015

ADMIRAL

Beberapa waktu lalu saya nonton video berjudul admiral, film ini menceritakan tenang perjuangan sorang laksama laut yang gagah perkasa. Seorang laksama yang berani dan terus berjuang sampai titik penhabisan yang mungkin sudah tak mungkin untuk melawan musuh yang begitu besar. Peperangan belum dimulai sang laksamana membuat kapal yang tak terkalahkan dalam bayangannya yang besar, mungkin seribu musuhpun tak akan pernah bisa melawannya. Pasukan yang tersisa hanya tinggal beberapa, yang mungkin tak akan bisa mengalahkan musuh yang besar. Dengan kegigihan terus sang laksamana berjuang, walau kapal yang sdh di rancang hangus karena penghianatan seorang perwiranya. Tibalah peperangan esok akan memperjuangkan keutuhan negaranya, dengan sisa kapal dan pasukan yang tersisa. Melihat pasukan musuh yang memiliki sekira tiga ratusan kapal, sang laksamana tak gentar walau sisa dari kapalnya hanya duaabelas kapan saja. Ya dari ukuran saja tak mungkin dari juumlah tak mungkin, tapi laksamana terus berjalan menuju medan perang. Tak hanya itu arus laut yang ada sangat tak bersahabat dengan laksamana, yaitu adanya pusaran air yang kuat dan sudah di perkirakan akan menelan kapal sang laksamana. Tapi dengan semangat yang besar laksamana terus berjuan walau kemungkinan kecil untuk menang dalam peperangan. Namun kenyataanya menang dengan baik, walau sisa yang ada dan dengan semanagat yang besar. Para pembaca, semua tantangan akan terasa sangat besar dan tak lagi mampu kita hadapi dalam situasi sekarang, pertumbuhan ekonomi begitu meresahkan. Belum lagi lapangan pekerjaan semakin sulit di jaman ini dan belum lagi kebutuhan makan dan minum yang di butuhkan setiap harinya. Seakan tak lagi mampu kita menghadapinya, sehingga semua cara harus di coba walau dengan menambah waktu lagi. Inilah jaman yang harus dihadapi dimana kita ada hari ini yang tak lagi memungkinkan dilakukan menurut akal sehat kita. Namun harus dihadapi untuk melanjutkan kehidupan demi anak-anak dan generasi kita. Seperti laksamana dalam film admiral yang saya tonton, yang kemungkinan tak ada namun terus berjuang dan semestapun mendukung dan juga tak lupa dimulai dengan doa untuk meminta kekuatan dari Sang Kuasa. Salam perubahan dari saya Mulyono Subroto, pembaca yang terkasih saya dapat memberikan pelayanan motivasi di perusahaan – perusahaan dan organisasi dengan menghubungi saya di 085100111788, juga pembaca bisa add di facebook saya dengan alamat mulyono subroto II dan kunjungi website saya di www.mulyonosubroto.com untuk setiap harinya mendapatkan kata kata motivasi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar